MAIN MENU

Sabtu, 28 November 2020

Dua Orang Tewas Kecelakaan di Tanjab Timur


Serutv.com -- Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polres Tanjab Timur. Kecelakaan kali ini antara mobil Kijang Innova dengan truk Fuso. Akibatnya dua orang tewas dan satu orang mengalami luka berat.

Kecelakaan terjadi di jalan raya Desa Rantau Karya, Kecamatan Geragai, Tanjab Timur, Jumat (27/11/2020) malam.

Rabu, 25 November 2020

Baru! Link Live Streaming Liga Champions


Serutv.com -- Manchester City bakal tanding tandang melawan Olympiakos pada matchday 4 Grup C Liga Champions 2020/21, Kamis (26/11/2020) pukul 00:55 WIB dini hari. Bisa disaksikan via link live streaming Olympiacos vs Manchester City.

Link Live Streaming Olympiacos vs Manchester City ada pada akhir artikel ini.

Saat Masnah Busro Keluar Polda Jambi, Pasca Diperiksa KPK



Serutv.com --  Setelah beberapa jam di periksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Mapolda Jambi, Bupati Muaro Jambi Masnah Busro keluar dari ruangan sekitar pukul 16.00 WIB, dengan sedikit kaget karena telah ditunggu awak media.

Dengan mengenakan baju bermotif batik, Bupati Masnah Busro hanya menjawab singkat saat ditanya oleh awak media terkait apa saja yang ditanyakan KPK.

Minggu, 22 November 2020

Pencarian Besar-besaran untuk Petugas Deniz: "Kami sangat berterima kasih"

Serutv.com -- Sepuluh hari telah berlalu sejak tanda kehidupan terakhir dari petugas yang dihormati Deniz Arda, 31.

Saat ini, hingga 400 tentara sedang mencarinya, sepenuhnya secara sukarela.

Tentu saja saya sangat sedih dan khawatir, kata teman dekatnya Henrik Ehrenfeldt yang berpartisipasi dalam operasi tersebut.

Benar-benar Mengejutkan Körberg dengan Versinya Tentang "City in light"


Serutv.com -- Dalam "Jauh lebih baik", pertanyaan di bibir banyak orang adalah siapa yang berani dengan nomor parade Tommy Körberg "City in light". Yang sangat mengejutkan Körberg, rapper Silvana Imam-lah yang benar-benar membuat semua orang tersingkir dengan versi keras dan politisnya.

Panggilan Silvana Setelah Interpretasi

Serutv.com -- Silvana Imam, 30, menafsirkan mungkin lagu paling klasik Tommy Körberg dalam “Jauh lebih baik.

"Kota dalam terang" menjadi sesuatu yang berbeda dari yang biasa Anda lakukan, dan interpretasinya tampaknya menyentuh Körberg secara mendalam.

Rabu, 11 November 2020

Gestur Gisella Anastasia Menunjukkan Ada yang Ditutupi Menurut Pakar

Serutv.com -- Setelah video syur mirip Gisella Anastasia menghebohkan publik, akhirnya artis cantik tersebut angkat bicara memberikan klarifikasi. Saat memberikan klarifikasi, gestur Gisella Anastasia sempat menjadi sororan. Pakar ekspresi, Kirdi Putra pun turun memberikan penilaian terhadap gestur Gisella Anastasia saat memberikan klarifikasi.

Video Syur Remaja Cantik Dengan Kekasihnya Viral

Serutv.com -- Jagat maya kembali heboh. Video syur remaja cantik mendadak viral. Video tersebut pun diketahui terjadi di Kota Pare-pare, Sulawesi Selatan. Video syur remaja cantik ini pun sempat membuah heboh masyarakat disana.

Opini Musri Nauli : Perjalanan Betuah (16)


Serutv.com -- Ketika Al Haris mendatangi Kecamatan Kuamang Kuning, Kecamatan Pelepat dan Kecamatan Pelepat Ilir, Bungo maka tidak dapat dipisahkan sejarah panjang Marga Pelepat.

Marga Pelepat dapat ditelusuri apabila menggunakan jalan lintas Sumatera yang melewati Kabupaten Merangin dan Kabupaten Bungo. Marga Pelepat langsung berbatasan dengan Marga V Rantau Panjang. Atau Marga yang langsung berbatasan dengan Kabupaten Merangin. Sehingga dipastikan seluruh wilayah Kuamang Kuning termasuk kedalam Marga Pelepat.

Selain itu juga wilayah Kuamang Kuning yang terdapat didalam wilayah Kabupaten Merangin justru terletak didalam wilayah Marga Batin V.

Baca Juga : Opini Musri Nauli : Perjalanan Betuah (15)

Pusat Marga Pelepat di Senamat. Sedangkan Marga Batin V disebut-sebut di Rantau Panjang.

Sehingga wilayah Kuamang Kuning adalah wilayah Marga Pelepat dan Marga batin V Merangin.

Marga Pelepat didalam Peta Belanda tahun 1910 disebutkan terletak di Rantau Keloyang. Namun justru ditengah masyarakat di Desa Senamat, justru pusat Marga Pelepat terletak di Desa Senamat.

Di masyarakat, Pelepat disebut “Kampung Kasang”. Dusun tuo sementara yang kemudian ditinggalkan.

Dalam tutur di tengah masyarakat, Sejarah Pelepat dimulai dari “Puyang” tiga bersaudara. Masing-masing bernama Rio Anum, Rio Pamuncak dan Rio Mandaliko. Rio Anum berpusat di Dusun Danau, Rio Pamuncak di Senamat dan Rio Mandaliko di Sungai Gurun. Rio Mandaliko adalah seorang perempuan.

Istilah senamat masih menimbulkan berbagai versi. Versi pertama menyebutkan, kata senamat berasal dari istilah “seni amat”. Seni amat berarti adik bungsu. Atau terkecil. Sebagai adik bungsu atau terkecil ditandai dengan Batu patah sembilan (Menhir). Sedangkan versi kedua menyebutkan arti kata senamat berasal dari istilah senang amat. Senang amat berarti hidup senang.

Namun yang unik. Apabila Senamat Ulu masuk kedalam Bathin III Ulu, sedangkan Desa Senamat malah masuk kedalam Margo Pelepat. Jauh sekali letaknya.

Cerita ini juga ditemukan di Senamat Ulu yang termasuk kedalam Marga Batin III Ulu.

Marga Batin III Ulu dari Batang Buat, Muara Buat dan Batang Bungo. Keterangan berbeda disampaikan oleh Ketua Lembaga Adat Bungo yang menyebutkan Dusun-dusun termasuk kedalam Marga Batin III Ulu yaitu Rantau Pandan, Muara Buat, Laman Panjang, Aur Cino dan Senamat Buat.

Sedangkan didalam Peta Belanda, Rantau Pandan termasuk kedalam Marga Batin V Bungo dan Muara Buat termasuk kedalam Marga Batin III Ulu.

Dusun-dusun yang termasuk kedalam Marga Pelepat yaitu Dusun Danau, Dusun Senamat dan Dusun Sungai Gurun yang merupakan Dusun kakak beradik. Sedangkan Dusun Kotojayo merupakan wilayah Rio Anum. Dusun Senamat terdiri dari Bukit Telago, Sekampil dan Sungai Berajo. Sedangkan Dusun Rantau Keloyang dan Lubuk Telau merupakan wilayah yang termasuk kedalam Rio Mandaliko.

Dusun Batu Kerbau, Dusun Lubuk Telau yang mengaku “Puyang” Datuk Senaro Putih kemudian ditetapkan berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 2006 dan hutan adat kemudian ditetapkan berdasarkan SK Bupati Bungo Nomor 1249 tahun 2002.

Pemberian tanah didalam Marga Pelepat biasa disebut didalam seloko “Sejalar Peringgi. Sekokok Ayam”. Seloko ini melambangkan wilayah yang hendak diberikan.

Sebagai penghulu dari Marga Pelepat, Maka didusun Senamat kemudian disebut sebagai “rio Pamuncak”.

Marga Pelepat kemudian menjadi Kecamatan Pelepat dan kemudian menjadi Kecamatan Pelepat dan Pelepat Ilir.

Dusun Sekampil, Bukit Telago, Sungai Gurun, Rantau Keloyang termasuk kedalam kecamatan Pelepat. Sedangkan Dusun Danau, Dusun Kotojayo termasuk kedalam Marga Pelepat Ilir.

Sehingga ketika Al Haris mendatangi Kuamang Kuning yang juga termasuk kedalam wilayah Merangin, Al Haris mempunyai pemahaman yang luas terhadap persoalan ditengah masyarakat. Al Haris mampu memahami dan mempunyai konsepsi untuk menyelesaikan persoalannya.

Tidak salah kemudian, walaupun Al haris mendatangi kecamatan Kuamang Kuning, Kecamatan Pelepat dan Kecamatan Pelepat Ilir, Al Haris justru sedang “bertamu”. Mendatangi tempat tetangga dari kabupaten Merangin. (*)

*) Direktur Media Publikasi dan Opini Tim Pemenangan Al Haris-Sani.

Sumber jambiseru.com Opini Musri Nauli : Perjalanan Betuah (16)

Kejari Batanghari Selamatkan Uang negara Sebesar USD 33.107,34


Serutv.com -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Batanghari kembali berhasil menyelamatkan uang negara sebesar USD 33.107,34. Uang tersebut merupakan hasil penyelidikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor:39/LHP/XVIII/JMB/10/2015 tanggal 20 Oktober 2015, terhadap Dugaan 14 Perusahaan Pemegang Izin Usaha Pertambangan tidak membayar Iuran tetap (Land Rent), Iuran Produksi (Royalti) penjualan hasil tambang dan tidak menempatkan jaminan reklamasi serta pasca tambang.

Dalam penyelidikan tersebut Kejari Batanghari bersinergi dengan Inspektur Tambang pada Dinas ESDM Provinsi Jambi, Inspektorat Provinsi Jambi, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Inspektorat Daerah Kabupaten Batang Hari.

Video Porno Tersebar, Oknum Ketua PDI P Ini Akui Pemeran


Serutv.com -- Video porno tersebar, Polres Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah memeriksa Ketua DPC PDIP Pangkep H Abd Rasyid terkait kasus video porno tersebar yang diduga melibatkan dirinya. Kepada polisi, Rasyid mengakui dia sebagai pemeran dalam video itu.

“Dari pemeriksaan kami dia mengakui (sebagai pemeran),” kata Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo, Rabu (11/11/2020).

Baca Juga : Habib Rizieq Bertemu Anies Baswedan dan Lakukan Pembahasan Ini

Dari pemeriksaan polisi juga terungkap, video itu dibuat di wilayah Makassar. Oleh karena itu Polres Pangkep akan melimpahkan kasus ini ke Polrestabes Makassar.

“Informasi awal tapi harus diselidiki lagi itu Makassar, Jadi kami akan limpahkan,” ungkapnya.

Meski telah mengakui sebagai pemeran, namun Rasyid belum melaporkan kasus ini khususnya pihak yang menyebar video tersebut ke polisi.

“Dia tidak melapor,” tuturnya.

Namun Rasyid membantah pernyataan Polres Pangkep tersebut. Dia menegaskan tidak pernah mengakui sebagai pemeran video porno yang viral.

“Saya tidak pernah mengakui itu dan jawabanku cukup jelas,” kata Rasyid lewat pesan singkatnya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (11/11/2020).

Polisi sebelumnya telah memeriksa Rasyid dalam kasus video porno ini sebagai saksi. Rasyid sebelumnya juga telah membantah sebagai pemeran. Simak selanjutnya.

Baca Juga : Gestur Gisella Anastasia Menunjukkan Ada yang Ditutupi Menurut Pakar

Sebelumnya, Polres Pangkep memeriksa Raysid sebagai saksi dalam kasus video porno yang beredar di masyarakat. Polisi masih mencari penyebar video itu yang menggunakan akun palsu.

“Sudah dipangil saksinya, cuman masalahnya belum ada yang melapor,” kata Humas Polres Pangkep, Aipda Agus Salim.

Agus mengatakan saksi yang dipanggil adalah Rasyid yang diduga sebagai pemeran dalam video porno yang beredar luas di masyarakat. Namun dirinya tidak mengetahui isi pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik. (*)

The post Video Porno Tersebar, Oknum Ketua PDI P Ini Akui Pemeran appeared first on Jambiseru.com | Update Berita Jambi.

source https://www.jambiseru.com/berita/2020/11/11/video-porno-tersebar-oknum-ketua-pdi-p-ini-akui-pemeran

Habib Rizieq Lakukan Pertemuan dengan Anies Baswedan Selepas Isya


Serutv.com -- Tiba di kediamannya di kawasan Petamburan, Jakarta Utara, ternyata Habib Rizieq bertemu Anies Baswedan. Pertemuan dilakukan pada malam hari usai Isya. Adanya pertemuan Habib Rizeq dengan Anies Baswedan disampaikan langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain.

Dikatakan Tengku Zulkarnain, jika takut menyebabkan keramaian menjadi alasan pertemuan dia bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dilakukan selepas waktu Isya.

Baca Juga : Habib Rizieq Bertemu Anies Baswedan dan Lakukan Pembahasan Ini

Dengan alasan keramaian ini pula, menurut Tengku Zulkarnain, yang menyebabkan dirinya tidak menyambut kedatangan Rizieq Shihab pada siang hari atau Rabu (11/11) subuh. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, terkait adanya rencana pertemuan Anies Baswedan dan Rizieq Shihab.

“Kami ketemuan setelah Isya, kan banyak orang tadi. Kalau subuh juga kan mungkin terlalu banyak orang. Mana mungkin, subuh saja kan belum sampai,” ujar Tengku Zulkarnain.

Dalam pertemuan tersebut, mereka tetap menjaga protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak dan selalu menggunakan masker.

“Masih ramai, saya saja cari parkir empat sampai lima menit, tapi pas ketemu Habib tadi tidak ramai, selain itu kita hanya sebentar bertemunya minum teh saja,” kata Tengku Zulkarnain.

Baca Juga : Di Bali, Sehari 42 Pasien Covid 19 Sembuh

Namun Tengku Zulkarnain mengungkapkan, jika dirinya dan Anies Baswedan tidak membuat janji. Mereka tidak saling bersepakat untuk sama-sama datang menjenguk Rizieq Shihab selepas waktu Isya.

“Saya dari habis Isya baru ke sana. Gak barengan, duluan dia dari saya, itu pun gak janjian,” ungkapnya.

Tapi saat ditanya apakah mereka akan berjanji untuk bertemu lagi sehubungan dalam unggahan foto di media sosial instagramnya dimana dia menyebutkan empat orang sahabat yang terdiri dari dirinya, Anies Baswedan, Rizieq Shihab dan Hanif Al-Athos (menantu Rizieq Shihab, Tengku Zulkarnain mengaku belum mengetahuinya.

“Belum tau. Besok kan dia mau menikahkan anaknya lagi pada hari Minggu ya, hari Ahad, belum tahu,” jelasnya menambahkan.

Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dikabarkan sudah bertemu dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pada Selasa (10/11) malam di Petamburan, Jakarta Pusat.

Pertemuan ini diketahui lewat unggahan foto yang dilakukan akun media sosial Instagram Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain pada Rabu pukul 00.00 WIB.

Dalam unggahan foto yang diberi judul Pertemuan Empat Sahabat tersebut, terlihat Anies Baswedan duduk paling kiri, lalu di sebelahnya ada Rizieq Shihab, disusul Tengku dan Hanif Al-Athos (menantu Rizieq) yang duduk paling kanan.

Sementara saat dikonfirmasi, Tengku Zulkarnain langsung membenarkan telah terjadi pertemuan tersebut yang terjadi selepas waktu Isya.

Tengku mengaku pertemuan tersebut mereka lakukan untuk melepas rindu. Mereka mengobrol sembari minum teh. Tidak ada pembicaraan yang mengarah ke unsur politik dalam pertemuan tersebut

The post Habib Rizieq Lakukan Pertemuan dengan Anies Baswedan Selepas Isya appeared first on Jambiseru.com | Update Berita Jambi.

source https://www.jambiseru.com/berita/2020/11/11/habib-rizieq-lakukan-pertemuan-dengan-anies-baswedan-selepas-isya

Selasa, 10 November 2020

Al Haris Jadi Rebutan Pengunjung Pasar Atas Bungo untuk Diajak Berfoto

Serutv.com -- Calon gubernur Jambi nomor urut 3, Al Haris masih melanjutkan safari politiknya di Kabupaten Bungo, Rabu (11/11/2020). Al Haris mengawali kegiatannya dengan blusukan ke Pasar Atas Bungo. Di sana, Al Haris jadi rebutan pengunjung pasar untuk diajak berfoto

Sembari blusukan di dalam pasar, Al Haris juga membagikan masker kepada pedagang pasar dan pengunjung pasar. Kedatangannya di Pasar Atas Bungo, langsung menyedot perhatian seisi pasar. Al Haris jadi rebutan pedagang dan pengunjung pasar untuk bersalaman dengannya.

Baca Juga : Usai Ziarah ke Pemakaman Raja Jambi, Al Haris : Pak Syarif Fasha Cinta Pejuang

Selain itu, beberapa pengunjung pasar juga terlihat mengajak berfoto bersama dengan Al Haris. Beberapa dari mereka juga cukup terkejut saat berjumpa langsung dengan Al Haris. Mereka tak menyangka Al Haris mau masuk ke dalam pasar dan ternyata Al Haris juga masih terlihat muda.

“Ini calon kito masih mudo, selama ini kami tau di media dan melihat fotonyo, hari ini kami nengok langsung,” kata warga di Pasar Atas Bungo.

Usai blusukan ke Pasar Atas Bungo, Al Haris bersilaturahmi dengan 3 tim sayap pemenangan Haris-Sani Kabupaten Bungo di Posko tim pemenangan di Kelurahan Pasir Putih.

Puluhan tim Pelopor, tim supik gendis dan Tim Kopi AA menyambut kedatangan Al Haris dan menyerukan yel-yel Haris-Sani Menang, Haris-Sani Gubernur Jambi.

Perwakilan 3 tim Sayap Haris-Sani Bungo menyatakan siap berjuang bersama tim pemenangan dan tim koalisi partai untuk memenangkan calon nomor 3 di bumi Langkah Serentak Limbai Seayun.

Baca Juga : Paguyuban Jawa-Tanjabbar Antusias Sambut Cawagub Jambi Abdullah Sani

“Kami siap berjuang untuk memenangkan Haris-Sani calon gubernur nomor 3 di Bungo,” kata perwakilan tim sayap.

Sementara itu, Al Haris sangat mengapresiasi semangat tim milenial dan supik gendis untuk Haris-Sani di Kabupaten Bungo.

“Saya melihat semangat anak muda dan emak-mak Bungo yang ingin perubahan hari ini. Visi misi kita ada untuk milenial dan penguatan ekonomi keluarga untuk mak-mak ini,” kata Al Haris.

“Saya terus mengingatkan untuk selalu menyampaikan program-program Haris-Sani kepada masyarakat dengan santun. Tim ini semua adalah bagian dari keluarga besar Haris-Sani,” tambahnya lagi.(*)

The post Al Haris Jadi Rebutan Pengunjung Pasar Atas Bungo untuk Diajak Berfoto appeared first on Jambiseru.com | Update Berita Jambi.

source https://www.jambiseru.com/berita/2020/11/11/al-haris-jadi-rebutan-pengunjung-pasar-atas-bungo-untuk-diajak-berfoto

Video Syur Mirip Gisella Anastasia, Ini Klarifikasi Aditya

Serutv.com -- Sejumlah nama pria ikut terseret kasus viralnya video syur mirip Gisella Anastasia yang sedang viral. Video yang menghebohkan pubik ini juga menyeret nama Aditya Mukti.

Menyikapi namanya yang terseret video syur mirip Gisella Anastasia, Aditya dengan resmi memberikan bantahan. Klarifikasi tersebut langsungia disampaikan oleh grup bandnya, Mirror melalui akun instagram mereka.

Baca Juga : Gestur Gisella Anastasia Menunjukkan Ada yang Ditutupi Menurut Pakar

“Mengingat akan adanya pemberitaan yang beredar mengenai video viral (GA) yang melibatkan nama keyboardist kami Aditya Mukti,” tulisnya, Selasa (10/11/2020).

“Kami mengkonfirmasi bahwa Adit bukanlah pria yang ada di dalam video tersebut. Orang-orang yang mengenal Adit secara fisik dapat mengenali ketidakbenaran yang dituduhkan oleh netizen,” ungkap Mirror, yang juga menuliskan jika ada perbedaan fisik antara Aditya dan pria dalam video hot tersebut.

Pada tulisan tersebut, Mirror juga meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk menahan diri agar tidak mudah berprasangka buruk. Terlebih melancarkan tuduhan negatif kepada personelnya. Sebab ditunding sebagai pemeran pria dalam video syur mirip Gisel.

“Mari kita sama-sama mengurangi kebiasaan buruk untuk menyimpulkan sebelum adanya proses pembuktian, karena sekecil-kecilnya efek dari pemberitaan tersebut dapat menimbulkan kerugian moril dan materil kepada pihak-pihak yang tidak bersalah,” pungkasnya.

Bantahan Mirror tentang Aditya ini ditanggapi beragam oleh netizen. Banyak dari mereka meminta Mirror untuk membawa kasus ini ke jalur hukum untuk mendapatkan penyelesaian.

Baca Juga : Viral Lagu 19 Detik Pasca Video Syur Mirip Gisel Beredar

Sebelumnya jagat dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video syur mirip Gisel. Video tersebut pun menarik perhatian seluruh masyarakat Indonesia. Banyak nama yang kemudian bermunculan dan dikaitkan dengan pemeran pria dalam video tersebut.

Terkait video syur mirip gisel itu, lima akun media sosial juga telah dilaporkan ke polisi. Laporan dilakukan oleh praktisi hukum Pitra. Bahkan dikabarkan jika pemilik akun yang menyebarkan video syur mirip Gisella Anastasia tersebut masih remaja.

Sumber jambiseru.com Video Syur Mirip Gisella Anastasia, Ini Klarifikasi Aditya

Opini Musri Nauli : Perjalanan Betuah (15)

Serutv.com -- Setelah melihat batas Jambi – Sumbar yang dikenal sebagai “durian takuk Rajo. Tanjung Samalidu” yang dikenal sebagai “Ikrar Bukit Sitinjau Laut” atau “Deklarasi Bukit Sitinjau Lau”, maka Al Haris kemudian menyampiri basis di Kecamatan VII koto dan Kecamatan VII Koto Ilir.

Membicarakan Kecamatan VII Koto dan Kecamatan VII Koto Ilir tidak dapat dipisahkan dengan sejarah panjang Marga VII Koto. Marga yang termasuk kedalam wilayah adat kabupaten Tebo yang langsung berbatasan dengan Provinsi Sumbar.

Baca Juga : Opini Musri Nauli : Perjalanan Betuah (16) 

Dari beberapa tutur yang disampaikan di berbagai tempat, Marga VII Koto dikenal sebagai tempat berkumpulnya “Debalang Raja” untuk menentukan rapat. Pusat Marga di Sungai Abang.

Marga VII Koto juga dikenal sebagai “jalur” perjalanan Raja Tanah Pilih. Alur perjalanan ini setelah ditempuh dari Marga IX Koto di Teluk Kuali.

Sebagai Raja, untuk “mengunjungi” wilayahnya, maka Raja menggunakan “jung” menempuh jalur “Pemayung” di Marga Pemayung Ulu, kemudian ke Marga IX Koto dan terakhir ke Marga VII. Sehingga alur ini selain “merupakan” wilayah Kerajaan Tanah Pilih dan kemudian menjadi Kerajaan Jambi juga langsung berbatasan dengan Kerajaan Pagaruyung sebagaimana ikrar di Bukit Sitinjau Laut.

Kerajaan Tanah Pilih merupakan Kerajaan Jambi Tua atau Muara Jambi. Legenda Tanah Pilih merupakan perpindahan dari hulu Batanghari kemudian pindah ke Jambi. (Barbara Watson Andaya).

Marga VII Koto mempunyai hubungan dengan Marga IX Koto. Disebut “koto bersekutu”. Atau sering juga disebut “7 jantan dan 9 betino.  Hubungan ini masih berlaku baik didalam menyelesaikan persoalan adat maupun hubungan perkawinan.

Didalam tutur di tengah masyarakat, “beinduk ke Marga VII Koto. Bebapak kepada Marga IX Koto”. Dengan tuturan ini maka setiap proses adat dapat dilihat dari tutur dan pendekatan kekeluargaan. Hubungan ini kemudian dilanjutkan dengan Marga Sumay sebagai anak dari kedua Marga. Sehingga Marga VII kemudian disebut “Berbenteng dado. Berkutu berpagar di batu”.

Selain Marga Sumay, dikenal juga tiga dusun. Dusun Tuo, Dusun Sukarame dan Dusun Sogo. Ketiga dusun termasuk kedalam Dusun Bale Rajo.

Dalam Tambo Minangkabau, Nan salilik Gunuang MarapiSaedaran Gunuang Pasaman, Sajajran Sago jo Singgalang, Saputaran Talang jo Kurinci, Dari sirangkak nan badangkang, Hinggo buayo putiah daguak, Sampai ka pinto rajo hilie, Hinggo durian ditakuak rajo, Sapisai-pisau hanyuik, Sialang balantak basi, Hinggo aia babaliak mudiak, Sampai ka ombak nan badabua, Sailiran batang sikilang, Hinggo lawuik nan sadidieh, Ka timua ranah Aia Bangih, Rao jo Mapat Tunggua, Gunuang Mahalintang, Pasisie Rantau Sapuluah, Hinggo Taratak Aia ItamSampai ka Tanjuang Simalidu, Pucuak Jambi Sambilan Lurah

“Sialang Belantak besi, Tanjung Simalidu” merupakan nama tempat di Marga VII Koto.

Marga VII Koto disebutkan sebagai wilayah Kerajaan Pagaruyung. Marga VII Koto yang mengilir Sungai Batanghari sebagai “ikua Rantau”. Cerita “Datuk Perpatih nan sebatang dan Datuk Ketemenggunggan” begitu kuat.

Bahkan Elsbeth Scholten-Locker “menyebutkan” Marga VII Koto dan Marga IX alur jalur Pagaruyung”. Sehingga tidak salah kemudian Marga VII Koto dan Marga ICX Koto dikategorikan sebagai merupakan “ikua rantau”

“Puyang” Marga VII Koto “Rajo Hitam”. Ada juga menyebutkannya Raja Gagak. Mengilir dari Ulu Sungai Batanghari kemudian “bermukim” di dekat Tambun.

Namun ada juga versi yang menyebutkan “puyang” bernama “Sutan Suto Menggalo. Bermukim di Dusun Tuo Sebelah Kotojayo. Menurut tutur di Marga VII Koto, “Datuk Perpatih nan sebatang” kemudian mengilir ke Sungai Batanghari. Sedangkan Datuk Ketemenunggungan kemudian menuju ke Bangko dan Titian Dalam. “Titian Dalam” kemudian dikenal sebagai nama  Sarolangun.

Suta Suto Menggalo kemudian membawahi Kedemangan Niti Menggalo. Kedemangan Suto Yudho, Ngebi Kardelo dan Ngebi Tano Karti di Teluk Kembang, Jambu.

“Puyang” Marga VII Koto bernama “Sutan Suto Menggalo. Bermukim di Dusun Tuo Sebelah Kotojayo. Menurut tutur di Marga VII Koto, “Datuk Perpatih nan sebatang” kemudian mengilir ke Sungai Batanghari. Sedangkan Datuk Ketemenunggungan kemudian menuju ke Bangko dan Titian Dalam. “Titian Dalam” kemudian dikenal sebagai daerah Sarolangun.

Didalam struktur masyarakat dikenal “Depati” Diatas Depati disebut Temenggung. Sedangkan Temenggung dibantu Penghulu Mudo.

Sedangkan tiga Dusun (Dusun Tuo, Dusun Sukarame dan Dusun Sogo) dibawah oleh Datuk Temenggung Suto Yudho.

Marga VII Koto, Marga IX Koto, Marga Tabir Ilir, Marga Sumay dan Marga Jujuhan  tahun 1934 menjadi “onderafdeeling” Muara Bungo.

“Onderafdeeling” dikepalai oleh seorang “Controleur (Kontrolur). Onderafdeeling terdiri dari district yang dikepalai oleh Demang. Distrik terdiri atas onderdistrik yang dikepalai asisten Demang. Onderdistrik terdiri dari Marga yang dikepalai oleh Pesirah atau Depati.

Marg VII Koto kemudian menjadi Kecamatan VII Koto dan kemudian dimekarkan menjadi Kecamatan VII Koto dan Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo.

Desa-desa didalam Kecamatan VII Koto adalah Desa Dusun Baru, Desa Kuamang, Desa Muara Niro, Desa Muara Tabun, Desa Pucuk Jambi, Desa Sungai Abang, Desa Tabun, Desa Teluk Lancang dan Desa Teluk Kayu Putih.

Sedangkan Desa didalam Kecamatan VII Koto Ilir adalah Desa Balai Rajo, Desa Cermin Alam, Desa Paseban, Desa Karang, Desa Teluk Kepayang Pulau Indah dan Desa Pasir Mayang. (*)

*) Direktur Media Publikasi dan Opini Tim Pemenangan Al Haris-Sani.

Sumber jambiseru.com Opini Musri Nauli : Perjalanan Betuah (15)

Jelang Pilgub Jambi, Kapolres Ajak Ngopi Wartawan se Merangin

Serutv.com -- Jelang Pilgub (pemilihan gubernur) Jambi tepatnya pada 9 Desember 2020 mendatang, Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P, ajak Ngopi (ngobrol inspirasi) insan pers merangin diruang aula Mapolres Merangin. Selasa (10/11/2020).

Pada momen cofee morning itu, Kapolres Merangin Irwan Andy P menyampaikan pentingnya sinergitas antara rekan rekan media dengan polisi jelang pilgub.

Baca Juga : Paguyuban Jawa-Tanjabbar Antusias Sambut Cawagub Jambi Abdullah Sani

“iya, sebentar lagi kita akan dihadapkan pesta demokrasi yakni pemilihan gubernur Jambi, harapan saya semoga pilgub nanti berlangsung kondusif,” kata kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menyebutkan, pentingnya dukungan dari rekan rekan media, khususnya di merangin, untuk selalu mendukung kegiatan dan hal hal yang positif.

“ketika saya di tugaskan di merangin, saya Ingin terlibat langsung dan berkontribusi untuk Merangin dalam kegiatan hal positif dan kemajuan perkembangan merangin kedepannya,” imbuh Kapolres.

Baca Juga : Al Haris Jadi Rebutan Pengunjung Pasar Atas Bungo untuk Diajak Berfoto

Dipenghujung acara, Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P. didampingi Kasat Intelkam Iptu Tarjono dan Kasubag Humas Iptu Edih, menyerahkan secara simbolis baju kaos yang berlogo dengan tulisan “media mitra polres merangin” dan himbauan ayo beMasker (pakai masker, red) dan makan siang bersama wartawan.(red)

Sumber jambiseru.com Jelang Pilgub Jambi, Kapolres Ajak Ngopi Wartawan se Merangin

Paguyuban Jawa-Tanjabbar Antusias Sambut Cawagub Jambi Abdullah Sani


Serutv.com -- Selasa (10/11/2020), Ketua Umum Paguyuban Jawa-Jambi Wisnumurti kelahiran Kuala Tungkal 64 tahun silam, Abdullah Sani, yang juga Cawagub Jambi 2020, bersilaturahmi ke Desa Serdang jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Di tempat ini, Abdullah sani menyampaikan visi misi pasangan nomor urut 3 Haris-Sani sambil berdiskusi bersama warga yang hadir.

Baca Juga : Usai Ziarah ke Pemakaman Raja Jambi, Al Haris : Pak Syarif Fasha Cinta Pejuang

“Dumisake itu demi pemerataan pembangunan. Bagaimana caranya agar setiap daerah bisa mendapat perhatian. Pembangunan yang akan dijalankan tidak hanya di beberapa daerah saja. Semua warga berhak menikmati pembangunan,” Kata putra daerah Tanjung Jabung Barat ini.

Ditambahkan alumni pascasarjana IAIN STS Jambi yang akrab disapa Pak Dul ini, penggunaan anggaran dalam program dumisake tidak ditentukan sepihak oleh pemerintah daerah.

“Penggunaanya untuk apa di satu daerah, bukan hanya gubernur yang menentukan, tapi sesuai kebutuhan masyarakat setempat sesuai pengajuan masyarakat,” kata Pak Dul.

Baca Juga : Jelang Pilgub Jambi, Kapolres Ajak Ngopi Wartawan se Merangin

Dalam kesempatan itu, Nursalim, tokoh masyarakat setempat mengajak warga Serdang Jaya untuk bersama memenangkan Abdullah Sani yang mendampingi Alharis di pilgub Jambi 9 Desember mendatang.

“Saya mengajak rekan-rekan sekalian, saudara-saudara saya, saya harap kita bisa mengukir sejarah, bagaimana agar putra Tanjung Jabung Barat ini bisa menjadi wakil gubernur,” kata Nursalim disambut tepuk tangan warga yang hadir. (*)

Sumber jambiseru.com Paguyuban Jawa-Tanjabbar Antusias Sambut Cawagub Jambi Abdullah Sani